Waspada Astenopia, akibat Menatap Layar Selama WFH dan Belajar Online
CIBIRU, AYOBANDUNG.COM — Aktivitas menatap layar elektronik yang nyaris dilakukan setiap hari ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan mata, salah satunya Astenopia atau mata lelah.
Sialnya, situasi pandemi Covid-19 telah memaksa kita untuk melakukan work from home atau learning from home, yang membuat kita sulit terpisahkan dari layar elektronik.
Kalian mungkin jarang mendengar istilah astenopia. Umumnya, astenopia atau yang disebut juga dengan eye strain dijelaskan sebagai kondisi umum saat mata lelah karena penggunaan yang berlebihan. Paparan sinar biru atau blue light dalam waktu yang lama adalah penyebab umum dari astenopia.
Secara umum, astenopia bukanlah kondisi serius. Seseorang yang mengalami astenopia akan sembuh sendirinya dengan hanya mengistirahatkannya. Namun, astenopia yang dibiarkan terus menerus dapat menyebabkan mata minus dan mengganggu penglihatan.
Pada kondisi yang parah, astenopia juga sering disebut Computer Vision Syndrome (CVS), yaitu keluhan mata lelah yang disertai dengan sakit kepala, nyeri leher, bahu dan tangan.
Gejala Astenopia ditandai dengan munculnya rasa nyeri pada mata, mata kering atau berair, pandangan ganda atau kabur, iritasi, rasa terbakar, hingga vertigo. Di keadaan tertentu astenopia menjadikan penderitanya kesulitan untuk menjaga mata agar tetap terbuka dan fokus pada suatu objek.
Astenopia disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal muncul karena otot mata yang dipaksa untuk bekerja keras tanpa henti hingga akhirnya kehilangan kekuatannya.
Sedangkan faktor ekternal disebabkan oleh beberapa hal, seperti menatap sesuatu di lingkungan yang redup atau gelap, paparan cahaya terang atau silau, dan lampu yang sering berkedip. Selain itu, paparan udara kering yang bergerak seperti kipas angin atau AC juga membuat mata lebih cepat lelah.
Beberapa cara dapat dilakukan untuk menghindari astenopia, berikut beberapa tips untuk mencegah astenopia.
Pertama, kalian bisa menerapkan metode 20-20-20, yaitu mengistiratkan mata setelah 20 menit setelah terkena paparan layar elektronik dengan mengarahkan pandangan mata pada objek yang jaraknya sekitar 20 kaki selama 20 detik.
Kedua, mengatur setelan layar elektronik dengan memilih mode malam atau night mode agar tidak menyilaukan dan membuat mata lebih tenang.
Ketiga, mengatur posisi duduk atau jarak dengan layar agar tidak terlalu dekat, atur penerangan cahaya ruangan agar tidak terlalu gelap atau terang, serta jaga kelembapan mata dengan selalu berkedip.
Keempat, gunakan perisai cahaya pada perangkat elektronik yang didesain untuk melindungi mata dari paparan warna terang yang dapat merusak retina mata.
Terakhir, jangan lupa untuk selalu mengonsumi buah dan sayuran yang mengandung vitamin A yang tentunya baik bagi kesehatan mata. [Syifa maulidha Ardiansyah]
source https://ayobandung.com/read/2021/07/28/257309/waspada-astenopia-akibat-menatap-layar-selama-wfh-dan-belajar-online




Tidak ada komentar:
Posting Komentar